Sebagian umat Islam di Indonesia ada yang menggelar tradisi dengan menyantuni anak yatim pada 10 Muharram (Hari Asyuro).

santunan-yatim
santunan-yatim

Adapun sebuah hadits yang menjadi sandaran menyantuni anak yatim pada 10 Muharram yakni ‘Siapa yang mengusapkan tangannya pada kepala anak yatim, di hari Asyuro’ (10 Muharram), maka Allah akan mengangkat derajatnya, dengan setiap helai rambut yang diusap satu derajat’. Namun hadits ini statusnya palsu.

“Yang jelas perlu perhatian kepada anak yatim, dan bukan asyuro saja, bulan-bulan lain gak ada masalah. Namun pada asyuro ini mengingatkan kita yang selama ini tidak memikirkan anak yatim. Jadi Muharram momentum saja, momentum mengingatkan orang-orang agar peduli. Tetapi ini bukan gak bisa dilakukan, ini sesuatu yang baik apa yang salah dari menyantuni,” kata Mahbub.

Allah Ta’ala berfirman, “…Pada hari ini telah Aku sempurnakan untukmu agamamu, dan telah Aku cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Aku ridhai Islam sebagai agama bagimu …” (QS. Al-Maidah ayat tiga).

Tanyakan kepada kami